Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Kaktus

180px-Cactus1web

Kaktus adalah salah satu jenis tumbuh-tumbuhan yang berasal dari keluarga tumbuhan berbunga cactaceae. Tanaman kaktus banyak hidup di daerah yang gurun. Salah satu hal yang luar biasa dari tanaman berduri ini adalah bisa hidup dalam jangka waktu lama walau tanpa air sama sekali. Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah. Air yang diserap kaktus disimpan dalam ruang di batangnya. Kaktus juga memiliki daun yang berubah bentuk menjadi duri sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun. Tanaman kaktus pun memiliki banyak sekali manfaat bagi manusia seperti untuk bahan bakar, bahan bangunan ataupun membuat roti.

Hal yang sangat luar biasa dari tanaman kaktus adalah kemampuannya untuk bertahan hidup walaupun berada di daerah gurun yang panas. Ini di sebabkan karena tanaman ini memiliki kemampuan untuk menyimpan cadangan makanannya dalam tubuhnya. Ayo belajar dari kaktus bagaimana kita juga sebagai anak Tuhan harus mampu untuk bertahan di tengah banyaknya masalah dan pergumulan hidup yang menghimpit. Kedamaian dan sukacita kita harus tinggal dalam hati bukan karena pengaruh dari luar. sehingga apapun yang terjadi kita akan tetap bisa menjalani hidup ini dengan penuh semangat dan optimisme yang tinggi.

Kita tidak mungkin mengharapkan segala sesuatu yang kita lakukan atau jalani akan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Hal yang sebaliknya malah sering terjadi. Itulah alasan mengapa saat-saat ini kita harus memiliki sukacita dan ketenangan dari sumber yang benar bukan dari hal-hal yang bersifat materi atau yang bersifat sesaat.

Tag Technorati: {grup-tag},,,

Iman butuh tindakan

Menurut alkitab segala sesuatu di dunia bisa kita raih kalau kita memiliki iman untuk percaya. Banyak sekali kisah di dalam alkitab yang menunjukkan bagaimana iman mampu mengubah sesuatu keadaan yang buruk menjadi baik bahkan lebih baik.

Salah satu kisah tentang bagaimana iman mampu mengubah sesuatu adalah kisah tentang seorang wanita yang mengalami sakit pendarahan yang sudah lama di deritanya. Wanita ini jelas ingin sembuh. Ia bahkan sudah menghabiskan banyak hartanya untuk menyembuhkan penyakitnya tersebut tetapi hasilnya sia-sia bahkan keadaannya bertambah buruk saja. Hingga suatu waktu ia mendengar tentang yesus dan memutuskan untuk mendekati yesus.  Keinginan wanita tersebut di dasari oleh kerinduan yang besar dari dirinya untuk bisa memperoleh kesembuhan maka ia pun rela menerobos kerumunan banyak orang hanya untuk bisa menyentuh yesus saja. Wanita ini berpikir kalau ia bisa menyentuh sedikit saja jubah yesus ia pasti akan sembuh. Dan itulah yang terjadi pada akhirnya wanita tersebut sembuh karena imannya yang besar.

Iman butuh tindakan. Tidak hanya sebatas percaya saja. Tapi harus di wujudkan dalam tindakan nyata dan kepercayaan penuh. Tanpa perbuatan iman itu mati. Kalau wanita di atas hanya beriman saja tetapi tidak mendasari imannya dengan perbuatan mungkin ia akan tetap sakit sampai ia mati. Saat ini pun mukjizat masih berlaku bagi siapa saja yang percaya dengan imannya.

Iman bukanlah sesuatu yang sulit untuk di lakukan. Alkitab mengatakan bahwa iman timbul dari pendengaran akan firman Tuhan. Berarti iman kita akan muncul saat kita belajar untuk mendengarkan firman Tuhan dengan penuh kerendahan hati. Siap untuk di koreksi dan di bentuk sesuai denga apa yang Tuhan inginkan.

 

 

Tag Technorati: {grup-tag},,

Minggu, 29 Agustus 2010

Di atas rata-rata (bagian 1)

Menjadi orang yang sukses dan berhasil sebenarnya bukanlah sesuatu yang mustahil atau sulit untuk di wujudkan selama seseorang melakukan hal-hal yang mendukung ia untuk berhasil dalam hidupnya. Banyak seminar-seminar yang membahas tentang kiat-kiat untuk sukses dan biasanya seminar-seminar bertema kesuksesan atau keberhasilan selalu penuh dengan orang-orang yang datang, bukti kalau betapa semua orang menginginkan keberhasilan.

Saya pun ingin memberi seminar tentang kiat-kiat untuk berhasil tetapi seminar ini bukan di adakan di dalam ruangan tetapi di dalam ruangan bernama internet dan bukan pula dalam bentuk kata-kata tetapi tulisan ringan yang muncul di blog ini. Seminarnya pun gratis tidak perlu bayar, tidak perlu pula berpakaian rapi baju kaos oblong juga boleh. Kalau seminar-seminar yang biasanya di adakan pembicaranya selalu orang top maka seminar saya ini sebagai bentuk berbagi pikiran dan harapan antara saya dengan anda semua. Saya belajar anda pun juga belajar.

Beberapa tips dan  kiat untuk sukses berikut ini sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk di kerjakan selama ada kemauan dan kesungguhan. Apa saja kiatnya? mari lihat bersama…

Disiplin adalah salah satu kunci untuk berhasil. Beberapa orang     kurang menyadari hal tersebut sehingga seenaknya saja datang telat ke kantor atau telat datang ke pertemuan atau janji yang sudah di buatnya. Padahal dengan disiplin sebenarnya seseorang menunjukkan pada orang lain kalau ia adalah orang yang menghargai waktu dan orang di sekelilingnya. Percaya kalau anda belajar untuk mau disiplin itu adalah faktor besar yang bisa membuat anda mencapai hal-hal yang sebelumnya terlihat sulit di wujudkan.

Jujur merupakan faktor penting yang tidak bisa di abaikan. Sekarang ini mungkin sulit untuk menemukan orang yang jujur. Baik jujur pada diri sendiri terlebih pada orang lain. Beberapa orang lebih senang untuk menutupi kesalahannya dengan berbohong alias tidak jujur dan menganggapnya sebagai hal yang biasa dan wajar untuk di lakukan. Padahal setiap apa yang seseorang buat pasti akan memiliki resiko yang malah jauh lebih besar daripada keuntungan akibat berbohong.

Menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. Ini bukan tentang barang yang harus di taruh pada tempatnya tetapi tentang kepekaan melihat situasi dan kondisi sebelum berbicara atau melakukan sesuatu. Apa itu maksudnya?  maksudnya adalah jangan berbicara atau berbuat sesuatu kalau situasinya tidak tepat. Sebagai contoh anda ingin mengingatkan teman anda yang terlambat mengembalikan buku yang di pinjamnya lalu karena kesal dan jengkel anda memarahi dan membentak dia di depan orang lain.  Apa yang anda lakukan boleh jadi benar tetapi caranya yang salah. Akan lebih bijaksana kalau anda memanggil teman anda itu dan memberitahukannya dengan bertatap muka langsung tanpa perlu ada orang lain.

Menghargai proses. Tidak ada yang instan di dunia ini, semua butuh waktu dan proses untuk mewujudkannya. Untuk menjadi pimpinan cabang seseorang harus memulainya dari bawah dulu untuk kemudian naik ke posisi yang lebih tinggi. Jangan menghindari proses yang anda jalani saat ini karena semua itu akan memberi keuntungan saat waktunya tiba nanti. Bertahan saja sambil terus melakukan yang terbaik,memberi yang terbaik, menabur yang terbaik. Proses selalu membentuk karakter seseorang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Beberapa tokoh alkitab pun mengalami proses sebelum mencapai keberhasilan seperti yusuf di mesir.

Semoga tulisan ini bisa memberi inspirasi bagi anda yang membacanya. Seperti saya yang terinspirasi.

more to come……..

Minggu, 15 Agustus 2010

Lakukan untuk Dia

Setiap orang punya kemampuan dan talenta yang di miliki dalam berbagai bidang. Kemampuan dan talenta yang belum tentu di miliki oleh orang lain. Tidak ada orang yang tidak bisa melayani Tuhan karena semua orang di panggil melayani dengan beragam panggilan yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya.

Berapa lama engkau melayani Dia? adakah orang yang pernah mengucapkan terimakasih atas apa yang kau lakukan? adakah imbalan yang kau terima dari orang lain dari apa yang telah kau kerjakan bagi Tuhan? mungkin selama ini engkau melayani Dia tanpa pernah mendengar ucapan terimakasih dari orang lain untukmu, kalau memang begitu teruslah melayani Dia lakukanlah untuk Dia. Bukan manusia yang engkau layani tetapi Tuhan, dan percayalah di surga sana Tuhan berterimakasih padamu dan pasti akan membalas kebaikan dan pelayanaan yang telah kau lakukan bagi Dia.

Layanilah sesamamu dengan baik, jangan mengeluh dengan apa yang engkau kerjakan karena engkau mengerjakannya bagi Dia. Segala sesuatu ada waktunya. Akan tiba saatnya engkau akan menuai kebaikan yang sudah engkau tabur. Gunakan talenta dan segenap kemampuan yang sudah Tuhan taruh di hidupmu dengan sebaik-baiknya. Jangan menyia-nyiakannya dengan hal-hal yang sama sekali tidak memberi manfaat. Kau hanya hidup sekali setelah itu kau harus mempertanggungjawabkan semua yang sudah kau buat di dunia pada Tuhan.

Selasa, 10 Agustus 2010

Mirip siapa?

Siti lagi jengkel sejengkel-jengkelnya, dia heran kenapa sih teman-temannya di sekolah senang berteman dengan cito, sampai-sampai seisi sekolah mengidolakan cito padahal kan cito cuma murid baru pindahan dari sekolah sebelah. Memang sih cito cewek yang keren, bodinya mirip julia perez, kaya lagi kemana-mana pasti bawa mobil. kalau di bandingkan dengan cito sih siti kalah jauh sejauh timur dari barat deh jauhnya. Tapi diam-diam siti memang mengagumi cito walaupun kagumnya hanya sebatas fisik saja.

Satu hari berbekal handycam pinjaman siti memutuskan mengikuti gerak-gerik cito tujuannya agar siti bisa melihat perilaku dan aktivitas cito. Maksudnya sih biar siti bisa meniru gaya cito siapa tahu saja pablo si ketua osis di sekolah tertarik……tetapi lama-kelamaan siti malah capek sendiri menguntit cito dan meniru gaya anak itu.

Percaya deh di luar sana ada banyak orang yang mengalami krisis dengan dirinya sendiri sehingga berusaha untuk menjadi seperti orang lain, meniru orang lain, tidak salah sih tetapi terkadang malah membuat seseorang bersembunyi di balik bayangannya sendiri. Takut menjadi dirinya sendiri karena menganggapnya dirinya mungkin tidak semenarik orang lain.

Setiap orang pasti punya keunikannya sendiri, kelebihannya sendiri. Tidak sebaik orang lain bukan berarti tidak bisa menjadi sesuatu kan? Bukankah manusia selalu punya potensi dan kemampuan sama seperti orang lain walaupun dalam hal dan bidang yang berbeda. Kenapa berpura-pura menjadi seperti orang lain kalau bisa berdiri di atas kaki sendiri. Keluar dari ketakutanmu, jangan mau di kuasai ketakutanmu. Kalau seseorang percaya dia bisa maka pasti dia bisa.

Senin, 28 Juni 2010

Nilai sebuah kebiasaan

Salah satu perbedaan mendasar memakai handphone yang menggunakan keypad tradisional dengan handphone yang mengadopsi keypad qwerty adalah pada tombol yang harus di tekan saat menginput huruf atau angka. Sebagai contoh untuk menginput huruf C pada keypad tradisional tombol ABC harus di tekan tiga kali sedangkan pada tombol qwerty cukup sekali saja. Sebenarnya itu bukan masalah yang rumit tetapi mungkin saja bagi beberapa orang termasuk saya membutuhkan waktu untuk membiasakan dengan hal tersebut.

Hal di atas membutuhkan waktu untuk menjadi terbiasa karena sebelum memakai keypad qwerty banyak orang sudah terbiasa dengan metode input tradisional. Mau tidak mau setiap orang pun harus belajar membiasakan diri dengan cara yang baru tersebut. Lalu apa yang menjadi pelajaran yang bisa kita ambil dari hal sederhana tersebut? pada dasarnya kebiasaan lahir dari sesuatu hal atau kegiatan yang sering di lakukan secara rutin sehingga menjadikan kegiatan tersebut menjadi kebiasaan dari si pelaku.

Dalam kehidupan kristen pun selalu ada kebiasaan-kebiasaan yang di lakukan secara “rutin” yang sayangnya justru tidak memberikan pengaruh dan hal yang positif bagi kita. seperti apa misalnya? contoh saja kebiasaan untuk berbohong akan menjadikan kebiasaan itu sesuatu yang rutin untuk di lakukan yang kadang tanpa di sadari akan membuat kita berada pada situasi yang berat untuk lepas dari kebiasaan tersebut.

Kebiasaan akan selalu melahirkan karakter orang yang melakukan kebiasaan tersebut. Menurut seorang pakar suatu kegiatan yang di lakukan setidaknya selama 21 kali secara rutin akan melahirkan kebiasaan yang pada akhirnya membentuk karakter orang tersebut.  Parahnya terkadang kebiasaan itu menjadi begitu sulit untuk di hilangkan atau di ubah yang tidak sedikit membuat banyak orang menyerah dan akhirnya hidup dalam kebiasaan yang (kebanyakan) tidak bermanfaat alias merugikan.

Senin, 03 Mei 2010

Penyesalan tidak berarti

Setiap orang pasti berbuat salah. Tidak ada yang tidak melakukan kesalahan. Beberapa menyesali kesalahannya dan hidup dalam penyesalan yang berkepanjangan. Perbuatan yang salah memang selalu menghukum siapa saja dengan sangat menyakitkan.

Tetapi hidup dalam penyesalan berkepanjangan bukanlah sebuah keputusan yang bijaksana. Penyesalan tidak pernah akan menemui seseorang di depan selalu di belakang saat semua yang di lakukan telah terjadi. Penyesalan tidak pernah membuat segala sesuatu yang telah terjadi berubah menjadi baik kembali. Penyesalan tidak juga pernah akan membuat waktu bisa di putar kembali. Tidak ada gunanya penyesalan karena tidak ada yang perlu di sesali.

Kesalahan dan kebodohan yang terjadi akibat keputusan dan tindakan yang salah selalu memberi dua pilihan pada seseorang. Belajar dari kesalahannya agar kesalahan yang sama tidak lagi terulang di masa datang atau menghidupi penyesalan itu tanpa pernah mau keluar dan mencoba kesempatan-kesempatan baru yang datang.

Penyesalan bisa menjadikan seseorang menjadi lebih baik dan lebih bijaksana menjalani hidup kalau ia memandang positif segala yang telah terjadi. Setiap orang selalu punya kesempatan untuk lepas dan bangkit dari kegagalan serta kesalahannya karena sebenarnya kesempatan untuk menjadi lebih baik selalu ada selama manusia masih bernafas.

Sabtu, 01 Mei 2010

Sebuah kebenaran

Tag Technorati: {grup-tag},,

Asep lagi senang sekali sekarang karena impiannya untuk memiliki komputer akhirnya terwujud juga. Sekarang ia bisa juga ikut-ikutan trend teman-temannya yang lagi hobi dengan facebook, dulu asep sering di ejek di anggap tidak gaul dan ketinggalan jaman karena tidak ikutan facebook. Asep sudah cengar-cengir memikirkan si popon belahan jiwanya yang mau di ajak update status nanti. Pokoknya sekarang asep sudah gaul, jalannya saja sudah seperti artis ibukota yang hobinya bercerai.

Belakangan malah asep terlihat seperti orang bingung. Bukan karena ayamnya si rembo di potong buat syukuran kelulusannya dari sekolah tapi karena teman-temannya yang tempo hari datang berkunjung seharian pakai acara nyanyi segala sampai-sampai si donal bebeknya tetangga sebelah pingsan ngomong kalau komputer baru asep yang warna putih keren sekali. Bagus dong kalau di puji..bagus sih bagus tapi asep jadi bingung kok bisa sih temannya bilang komputer asep warnanya putih padahal warnanya hijau, asli hijau…  atau jangan-jangan mata asep sudah kabur…

Suatu hari asep ke rumah kakeknya yang lagi makan ubi goreng di temani dindo anjing kesayangan kakek yang sering menganggu si manis kucing yang suka lewat depan rumah si kakek. Tujuan asep datang buat beritahu kakek kalau ia lulus dari sekolah sekalian buat cerita maslah yang di alami asep perihal komputernya itu. Kakek yang lagi asyik mengunyah ubi senyum-senyum saja mendengarnya sambil sesekali mengangguk di selingi siulan. Setelah mendengar semua cerita cucu kesayangannya itu kakek menyuruh asep duduk di sampingnya. Kakek lalu mengatakan :

Sebuah kebenaran tetaplah kebenaran walaupun tidak di akui oleh banyak orang. Kebenaran tetaplah kebenaran walaupun hanya satu orang saja yang mengakuinya. Teman-teman asep boleh saja mengatakan komputer asep berwarna putih tetapi tetap tidak akan mengubah kenyataan kalau sebenarnya komputer asep berwarna hijau. Karena memang kenyataannya komputer tersebut berwarna hijau. Itulah kebenaran yang sebenarnya. Kebenaran bukanlah apa yang di katakan orang tetapi kebenaran adalah apa yang terjadi sebenarnya.

Ada banyak orang di luar sana yang mengatakan yesus bukanlah Tuhan bahkan mereka mengatakan kalau yang mati di salib itu adalah orang lain dan bukan yesus serta berbagai tuduhan lainnya. Apapun yang mereka katakan, apapun yang mereka tuduhkan tetap tidak akan pernah mengubah kenyataan dan kebenaran yang nyata kalau yesus adalah Dia dan mati di kayu salib untuk membawa umatNya kepadaNya. Yesus tidak membutuhkan pengakuan kalau ia telah mati di kayu salib karena Ia terlalu besar, terlalu mulia hanya untuk sebuah pengakuan dari manusia yang berdosa. Yesus tidak membutuhkan pembelaan kalau Ia di hina dan di permalukan karena Ia terlalu berkuasa untuk di bela oleh manusia. Kemarin, hari ini, besok bahkan sampai kesudahan zaman kebenaran itu akan tetap ada di luar sana kalau Ia memang adalah Tuhan atas semuanya tanpa terkecuali. 

Kamis, 29 April 2010

Kasih (bagian 2)

Kalau kasih adalah perbuatan yang harus di lakukan untuk orang lain atas dasar mencintai maka tidak ada yang lebih patut untuk di lihat selain dari sebuah tindakan nyata.

Tadi pagi sewaktu saya lari pagi (sekitar jam 5.10 wita) saya melihat seorang bapak yang mendorong gerobaknya untuk mencari tumpukan rongsokan di tong-tong sampah untuk di jual. Dinginnya udara pagi tidak menyurutkan semangat bapak yang sudah lumayan tua itu untuk mengorek-ngorek tong sampah yang di lihatnya. Apa yang di lakukan bapak itu menunjukkan betapa dia sebenarnya mengasihi keluarganya karna untuk apa juga ia pagi-pagi sudah mengorek-ngorek sampah kalau bukan untuk mencari sesuatu yang bisa di jual untuk mendapatkan uang demi membelikan makanan bagi keluarganya. Atas dasar apa bapak itu mau melakukan semua itu? mungkinkah atas dasar kasih…

Tidak ada orang yang melakukan sesuatu tanpa alasan tertentu. Beberapa orang melakukan perbuatan baik atas dasar imbalan yang akan di terimanya sedangkan sebagian melakukan karena terpaksa beberapa yang lain melakukan sesuatu karena di dorong oleh rasa empati dan kasih pada orang lain. Melakukan sesuatu tanpa menerima imbalan di zaman yang serba modern ini agaknya menjadi sesuatu yang sulit di mengerti. Kalau tidak ada imbalan tidak ada pertolongan.

Kalau bapak di atas sampai rela keluar mencari barang rongsokan untuk di jual di saat yang lain mungkin masih terlelap tidur bapak itu pasti mengetahui dengan jelas kalau apa yang di lakukanya mungkin tidak akan di lihat oleh orang lain dan memuji apa yang di lakukanya tersebut. Tapi bapak itu pun mungkin tidak juga berharap pujian atau belas kasih dari orang lain karena ia melakukan semua itu karena mengasihi keluarganya, agar keluarganya bisa makan dan agar anak-anaknya bisa bersekolah.

Itulah kasih yang sebenarnya melakukan sesuatu untuk orang lain tanpa mengharapkan apapun dari orang tersebut. Kasih adalah memberi. Seperti Dia yang mengasihi kita umatNya dan memberi semua yang di milikiNya untuk dapat memiliki kita denganNya di surga nanti.

Selasa, 27 April 2010

Kasih

 Kasih itu murah hati (1 Korintus 13 : 4 TB),   Love cares more for others    than for self (1 Corinthians 13 : 4 The message)

Kemarin sore saya menonton sebuah acara reality show di salah satu stasiun televisi. Saat itu ada seorang anak kecil yang mencari orang yang mau membelikannya sepatu baru atau setidaknya menukarkan sepatu miliknya yang sudah robek di depannya dengan sepatu baru. Anak itu sudah berkeliling kesana-kemari untuk meminta tolong tetapi belum juga ada yang mau menolong sampai akhirnya anak itu menghampiri seorang nenek yang akhirnya mau menolong anak tersebut.

Nenek itu berumur 97 tahun dan masih bisa berbicara dengan baik dan jelas. Ia tinggal di antara tumpukan baju-baju bekas yang di jualnya untuk mencari uang. Wajahnya penuh guratan dan (sepertinya) kesepian karena ia tidak pernah tinggal dengan suaminya. Nenek itu bercerita kalau ia menyayangi suaminya tersebut dan tidak ingin menyakiti suaminya itu sehingga nenek itu tidak pernah mau untuk selingkuh. Luar biasa…

Rasanya di jaman yang serba modern seperti sekarang ini susah rasanya mendapati seseorang yang begitu setia pada pasangannya. Karena yang terjadi sekarang justru sebaliknya banyak orang begitu bangganya bisa selingkuh dan menyakiti pasangannya bahkan lagu-lagu yang membanggakan perbuatan selingkuh pun terdengar hampir tiap hari. Seburuk itukah moral seseorang?…

Seseorang selalu mempunyai alasan-alasan tertentu untuk selingkuh seperti kesepian, di sakiti pasangannya atau lebih tertarik pada orang lain daripada pasangannya. Beberapa orang malah membenarkan tindakannya tersebut.

Sebagai orang kristen standar kita dalam melakukan segala sesuatu adalah alkitab bukan karena kesepian atau karena benci pada pasangan. Tuhan jelas tidak menyukai selingkuh karena Dia sendiri tidak ingin di duai oleh umatNya. Jadi kalau hari ini kamu di beri Tuhan pasangan untuk menjalani masa-masa ke depan maka belajarlah mengasihinya bukan dengan kata-kata tetapi kasih yang nyata di dalam tindakan.

You can give without love but you can’t love without give cause love is give…

Minggu, 25 April 2010

kiamat 2012

Film 2012 sepertinya menjadi film yang paling menyedot perhatian beberapa bulan terakhir ini. Film yang menceritakan tentang akhir dunia dan kehancuran bagi umat manusia akan terjadi pada 2012 nanti. Boleh di katakan film ini mampu menyihir jutaan orang di seluruh dunia untuk mencari tahu apakah betul kiamat akan datang 2012 nanti. Seorang ahli ramal atau paranormal atau apalah namanya menyebut bahwa 2012 memang akan menjadi akhir dunia.

Lalu bagaimana sikap kita sebagai umatNya menyikapi hal tersebut? sebelum 2012 malah ada yang meramalkan kiamat datang lebih awal yakni pada 21 mei 2011. Jadi harus cepat-cepat bertobat dan ikut yesus biar di selamatkan masuk ke surga. Ramalan mereka di dasarkan dari beberapa ayat-ayat alkitab yang juga di hubungkan dengan kejadian air bah pada jaman nuh dulu. Mereka yakin sekali dengan ramalan mereka. Betulkah?

Jauh sebelumnya beberapa ribu tahun yang lalu Tuhan yesus sudah dengan sangat jelasnya mengatakan bahwa akan banyak nabi-nabi palsu muncul untuk menyesatkan banyak orang. Banyak orang akan mengaku-ngaku kalau merekalah Dia sehingga akan mempengaruhi orang lain.

Alkitab tegas mengatakan kalau tidak ada seorang pun yang tahu kapan hari kiamat itu akan tiba kecuali Tuhan sendiri. Lalu bagaimana mungkin ada orang yang berdalih mengetahui kapan hari kiamat tiba sedangkan alkitab menyatakan tidak ada seorang pun yang tahu. Sebagian orang malah menyebut kalau Tuhan sendiri yang memberitahu pada mereka kapan kiamat itu tiba. Bagaimana mungkin Tuhan bisa melanggar firmanNya sendiri.

Kita memang tidak tahu kapan kiamat tiba tetapi alkitab menuliskan pada kita tanda-tanda menjelang hari kedatanganNya dan tanda-tanda itu mulai bermunculan sekarang ini seperti gempa bumi, kelaparan di berbagai tempat, kasih yang semakin dingin atau kabar tentang isu-isu perang.

Kapan Dia datang itu bukan urusan kita. Tetapi kita pun harus penuh hikmat menjalani hari-hari ini karena tanda-tandaNya semakin nyata dan jelas kalau Ia akan segera datang. 

Rabu, 14 April 2010

Waspada siasat iblis

Waduh kalau bicara soal iblis pasti bawaannya yang negatif dan jelek melulu, ya iyalah soalnya tidak ada yang menarik dan baik dari sosok bernama iblis untuk di bicarakan. Tapi bukan berarti lantas tidak memberi perhatian pada ssesuatu yang berhubungan dengan iblis justru sebaliknya kita harus waspada dengan apa yang iblis rencanakan untuk menjebak kita dan membuat kita menjauh dari Tuhan.

Iblis tahu betul bagaimana cara menjatuhkan kita. Membuat kita melakukan sesuatu yang kemudian menjadi sebuah penyesalan. Sejarah terus mencatat dan terus berulang dengan cara yang sama tentang bagaimana iblis memperdayai kita dengan begitu mudahnya. Iblis tidak perlu kesempatan yang besar dan banyak untuk menggoda kita. Sedikit saja celah sudah cukup baginya. Iblis tahu betul bagaimana memanfaatkan celah yang ada dengan sebaik-baiknya.

Salah satu celah itu adalah sesuatu yang bernama seks! celah inilah yang paling sering di gunakan iblis untuk memakan kita. bagaimana caranya? salah satu caranya adalah melalui kemajuan teknologi bernama internet. Siapapun yang hobi berkeliaran di dunia maya pasti menyadari kalau potensi dan godaan membuka situs-situs porno sangat besar. Bahkan caranya terlalu mudah sekali klik dan sim salabim situs porno pun terbuka.  Gambar-gambar tanpa busana yang seolah berkata ‘marilah buka situs ini banyak hal yang menarik untuk di saksikan di sini’. Banyak hal yang positif dari dunia maya tetapi terlalu banyak juga hal yang negatif berada di sana. 

Waspada sangatlah penting dan terlalu penting untuk di lupakan. Jangan bermain-main dengan sesuatu yang akan di sesali pada akhirnya. Iblis pandai mendesain sesuatu terlihat menarik di depannya tetapi berujung maut pada akhirnya. Sewaktu mencobai yesus dan gagal alkitab mencatat kalau iblis mundur tetapi menunggu waktu yang tepat. Iblis menunggu waktu yang tepat untuk menjatuhkan kita guys, waktu di mana kita berada pada posisi yang rawan untuk di serang dan di pengaruhi serta tanpa kewaspadaan. posisi rawan itu bisa saat kita berada dalam keadaan jengkel pada orang lain, sakit hati pada orang lain akibat perbuatan yang tidak menyenangkan atau saat kita menerima kata-kata yang kasar yang kemudian menumbuhkan kejengkalan dalam diri kita.

Setiap kita pasti berbuat dosa akibat kurang waspada sehingga belajar dari cara dan taktik iblis menjatuhkan kita akan membuat kita lebih waspada dan sigap. Belajar dari pengalaman selalu menjadi hal yang menarik untuk di lakukan. 

Minggu, 04 April 2010

Melihat yang tidak terlihat

Betapa mudahnya menyalahkan orang lain saat orang tersebut berbuat salah dan mengatakan kalau orang tersebut bodoh atau tidak punya otak. Menganggap kalau seseorang yang berbuat salah sudah melakukan hal yang tidak bisa lagi di maafkan sama sekali. Seringkali pun kita dengan gampangnya menilai seseorang hanya dari apa yang mata kita bisa lihat dari orang tersebut tanpa mencoba untuk menempatkan diri kita saat menilai seseorang secara obyektif dan benar.

Entah mengapa banyak orang lebih senang bahkan mungkin hobi menilai seseorang dari luar saja. Dari apa yang mata lihat atau telinga dengarkan tanpa mencoba untuk mengetahui kebenaran yang sebenarnya. Pandangan kebanyakan orang dalam masyarakat tentang seseorang yang memiliki tato misalnya selalu memiliki nuansa negatif dan jelek. Memiliki tato berarti orang tersebut jahat, preman atau sering berbuat onar. Mengapa bisa begitu? karena menurut saya penilaian itu di sebabkan karena adanya sebagian orang yang memiliki tato selalu melakukan kejahatan sehingga pandangan yang menganggap kalau orang yang memiliki tato pasti orang jahat lahir dan sayangnya terbentuk dengan mudahnya di pikiran.

Aneh memang tapi itulah kenyataan yang berkembang dan hidup di masyarakat. Padahal kalau mau melihat dengan seksama banyak orang yang tidak memiliki tato di badannya tetapi berperilaku tidak sopan dan kurang ajar malah mungkin jauh lebih parah kelakuannya daripada orang yang bertato. Betulkan?

Gereja (orang kristen) pun terkadang juga melakukan praktek tersebut. Menilai seseorang hanya dari luarnya saja. Sejak masih sekolah di SMP saya sudah menyukai musik hip metal. Musik aliran ini terkadang mengandung lirik-lirik yang kurang baik untuk di konsumsi tetapi saya bersyukur karena banyak juga band-band kristen yang bermain di jalur musik hip metal dengan lirik dan pesan yang positif bahkan secara tidak langsung menceritakan iman dan perjalanan mereka mengikut Tuhan sehingga saya masih bisa tetap mendengar musik hip metal tanpa perlu memakan lirik yang kurang baik dan jelek. Beberapa gereja (orang kristen) malah menganggap musik rock atau hip metal dan sejenisnya bukanlah musik rohani. Mereka menolak dengan berbagai alasan. So what gitu loh……kalau mau lebih jauh lagi dalam komunitas gereja pun seringkali penilaian hal tersebut menyentuh hal-hal seperti cara ibadah atau cara menyembah dan memuji. Seringkali hanya karena beda cara ibadah seseorang menganggap orang lain tidak rohani, tidak kudus atau tidak punya roh kudus…capeee deeeh..padahal mungkin saja orang tersebut malah memiliki hubungan yang super intim dengan Tuhan.

Bodoh sekali kalau hanya sekedar melihat yang ada di luar lalu kemudian menilai dengan cepatnya apa yang di lihatnya tersebut bukan melihat kedalaman hati. Padahal Tuhan saja melihat hati. Berhentilah menilai hanya dari apa yang kelihatan karena terkadang apa yang kelihatan bukanlah yang sebenarnya. Don’t ever judge a book from it’s cover. Orang kristen tidak pernah di panggil Tuhan untuk menjadi hakim bagi sesamanya dan tidak juga untuk dengan gampangnya menyudutkan atau meremehkan orang lain hanya karena apa yang kelihatan.

7  Tetapi TUHAN berkata kepada Samuel, "Janganlah kau terpikat oleh rupanya yang elok dan tinggi badannya; bukan dia yang Kukehendaki. Aku tidak menilai seperti manusia menilai. Manusia melihat rupa, tetapi Aku melihat hati." (BIS)

Guys ingat cerita tentang samuel yang di suruh Allah untuk mengurapi daud menjadi raja mengantikan saul? samuel beberapa kali kecolongan saat melihat saudara-saudara daud yang menurutnya adalah pilihan Allah untuk menjadi raja israel. Kok bisa sih nabi sehebat samuel kecolongan? alkitab menceritakan kalau samuel memandang saudara-saudara daud sebatas fisik dan tampilan luar mereka saja. Allah lalu mengatakan pada samuel kalau Dia tidak melihat apa yang kelihatan tetapi melihat hati.

Kalau mau jujur perilaku samuel tersebut mewakili kita manusia pada umumnya yang hanya memandang segala sesuatunya dari luar sehingga sering tertipu. Padahal belum tentu juga kita lebih baik dari orang yang nilai tersebut bahkan mungkin kita jauh lebih buruk dari orang tersebut.

Guys bukankah apa yang kita pakai untuk mengukur orang lain di pakai juga untuk mengukur diri kita sendiri. Bukankah apa yang kita tabur selalu dan pasti akan kita tuai. Bukankah saat kita memandang jelek orang lain hanya karena berbeda dalam penilaian kita akan membuat juga orang lain menilai kita dengan cara yang sama. Jadi lakukanlah hal yang sama seperti kita ingin di perlakukan oleh orang lain. 

Selamat paskah guys…shout to the lord for His amazing love

Sabtu, 27 Maret 2010

Iron will

Itu adalah judul film yang baru saja saya tonton. Film yang sangat menarik penuh dengan inspirasi yang bisa di jadikan penyemangat menjalani hidup. Film ini bercerita tentang seorang anak bernama will yang mendapat surat dari universitas tempat ia ingin kuliah kalau ia di terima di universitas tersebut. Sayangnya impiannya untuk kuliah sepertinya hanya angan-angan karena situasi ekonomi keluarganya kurang mendukung untuk mewujudkan impiannya tersebut. Bahkan impiannya itu menjadi semakin jauh sewaktu ayahnya yang menginginkannya untuk kuliah meninggal akibat tenggelam di sungai. Hidup will pun menjadi semakin menyedihkan.

Satu waktu will mengetahui kalau ada lomba pacuan dengan memakai kereta luncur yang di tarik oleh beberapa ekor anjing yang berhadiah 10 ribu dollar. Uang itu bisa untuk membiayai kuliahnya dan mencegah agar pertanian milik keluarganya tidak di jual. Terdorong oleh cita-cita dan kenangan akan ayahnya will kemudian mengikuti perlombaan tersebut. Ia pun mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menjuarai lomba tersebut dan setelah perjuangan yang panjang penuh pengorbanan dan semangat tanpa kenal lelah will akhirnya menjuarai lomba tersebut.

Hal paling menarik dari film tersebut adalah tentang keyakinan dan semangat yang pantang menyerah pada impian dan cita-cita betapapun beratnya tantangan di depan. Seperti yang di katakan ayah will pada anaknya tersebut '”kalau kau punya impian berusahalah untuk mewujudkannya”. Will percaya ia pasti bisa dan ia menyimpan kepercayaannya itu erat-erat walaupun banyak orang mempengaruhinya untuk berhenti mengikuti lomba.

Impian dan cita-cita itu nyata dan selalu menanti di ujung sana. Bukan hal yang mudah untuk meraihnya tetapi bukan pula hal yang tidak mungkin untuk di wujudkan. Where there is a will there is a way. Kalau ada kemauan pasti selalu ada jalan walaupun terkadang jalan itu penuh dengan tantangan. Saya sangat percaya sekali kalau hal-hal terbaik dalam hidup ini selalu menanti di luar sana. Saya belajar untuk percaya kalau saya bisa meraih apapun yang menjadi impian saya selama saya percaya dan melakukan apa yang saya yakini.

Terkadang malah impian itu seolah mustahil terwujud karena kita membiarkan diri kita di halangi ketakutan akan kegagalan kalau kita berusaha untuk mewujudkannya. Baru-baru ini saya membaca sebuah renungan yang menceritakan tentang pentingnya untuk keluar dari zona nyaman kita dan mulai untuk melakukan apa yang menjadi impian kita walaupun penuh tantangan. Saya ingat beberapa tahun yang lalu waktu saya mulai mencoba belajar untuk bermain basket. Saya belum pernah belajar bermain basket sebelumnya jadi pikiran-pikiran yang jelek mulai muncul di kepala saya. bagaimana nanti kalau bolanya tidak masuk ke ring, bagaimana kalau saya tidak tahu melempar bola dengan benar. Tetapi kemauan yang besar untuk belajar bermain basket membuat saya nekad belajar bermain basket, mempelajari cara bermain basket dengan meminjam buku ke perpustakaan lalu membeli bola basket, kemudian sorenya saya mulai untuk pertama kalinya memegang bola dan mendribel bola ke arah ring. Itu beberapa tahun yang lalu dan sampai sekarang saya sangat menyukai bermain basket. Sangat menyenangkan. Tapi yang lebih menyenangkan adalah karena itu semua berawal dari kenekatan dan kemauan yang besar dari diri saya untuk mencoba. Bahkan bukan hanya basket kini pun saya bisa bermain keyboard karena lagi-lagi kenekatan dan kemauan saya walaupun di ejek dan penuh tantangan.

Semua pengalaman itu mengingatkan saya kalau sebenarnya tidak ada yang tidak mungkin untuk di wujudkan selama kita memiliki kemauan yang besar untuk meraihnya. Percayalah kalau semua usaha yang kau lakukan untuk mewujudkan impianmu tidak akan pernah berakhir dengan kesia-sian belaka. Selalu ada hasil yang akan muncul. Kalau boleh memberi saran saat engkau mencoba meraih apa yang menjadi impianmu dan orang-orang di sekelilingmu mengatakan impian itu mustahil kau wujudkan. Lakukanlah hal berikut : tutup telingamu jangan dengarkan mereka. Mereka hanya orang-orang yang memiliki impian besar tetapi hanya sebuah impian tanpa pernah ada kemauan untuk mewujudkannya. Mereka hanya membanggakan impian kosongnya, apakah guna impian kalau tanpa ada kemauan untuk mewujudkannya. Wish u the best in every thing u doing and dreaming.

Kamis, 18 Maret 2010

Terhilang (bagian 2)

Santi bagai mendengar petir di siang bolong saat mengetahui kalau perusahaan tempatnya bekerja akan melakukan pengurangan pengawai akibat krisis keuangan di tempatnya bekerja tersebut. Perusahaan terpaksa melakukan hal tersebut untuk menyelamatkan peluang untuk tetap beroperasi seperti biasa. Santi terkejut karena dirinya menjadi salah satu orang yang akan kehilangan jabatannya di kantor. Dia tidak menyangka dirinya akan mengalami hal tersebut karena selama hampir 8 tahun bekerja dia tidak pernah melakukan hal-hal yang merugikan perusahaan, pekerjaannya selalu di selesaikannya dengan baik dan selalu menuruti peraturan yang di terapkan dengan sebaik-baiknya.

Dengan pikiran kacau di mobil santi terus memikirkan kejadian di kantornya tersebut. Bagaimana nasibku nanti, apa yang harus saya lakukan setelah ini. Pikiran-pikiran itu terus saja menganggunya. Semenjak bekerja di perusahaan besar tempatnya sekarang santi memang menikmati hidupnya. Apa saja yang di inginkannya dapat dengan mudah di perolehnya  tanpa harus bersusah payah. Inilah hidup yang di inginkannya selama ini.

Sampai di rumah dengan langkah gontai ia masuk ke kamarnya berbaring dengan lemahnya di atas tempat tidur. Tanpa semangat. Sekilas matanya menatap ke arah buku tebal yang berada di atas meja kamarnya, di ambilnya buku itu memandang tulisan singkat di sampul buku tersebut. Alkitab. Ya itu tulisan yang tertulis di sampul buku tersebut. Santi memandang buku itu. Penuh debu, ia bahkan tak ingat lagi kapan terakhir ia membaca buku tersebut. Di tatapnya langit-langit kamarnya dan pikirannya menerawang jauh kebelakang, beberapa tahun yang lalu.

Santi mengingat betapa dulu ia begitu rajin membaca alkitabnya tersebut. tak ada hari tanpa mengambil buku itu untuk di renungkannya. Ada rasa sukacita yang ia rasakan saat merenungkan apa yang di bacanya tersebut. Ia mengingat betapa Tuhan sangat baik padanya bahkan sampai hari ini. Tapi kini semuanya seolah menghilang tanpa bekas. kesibukannya di kantor telah mengambil waktu-waktu yang harusnya di sediakannya untuk membaca alkitabnya itu. Air mata santi membasahi alkitab yang di pegangnya itu. Ia sadar kalau ia sudah melupakan Tuhan yang membimbingnya selama ini. Tuhan yang menjaganya saat tak ada seorang pun yang peduli padanya. Belum terlambat. Dengan kerinduan yang seolah hadir kembali santi meletakkan alkitab di tangannya dan berdoa pada Tuhan meminta ampun atas dosanya selama ini.  Ia bersyukur Tuhan masih mengasihinya. Memintanya pulang setelah jauh meninggalkan rumah.

Tidak ada kata terlambat untuk pulang. jalan pulang selalu tersedia tapi tidak selamanya ada. Waktunya terbatas. Selalu ada sukacita, tangan yang terulur penuh rindu, kasih yang memafaatkan yang tersedia di rumahNya saat kita memutuskan pulang. KerinduanNya agar anakNya yang tersesat pulang melebihi kerinduan kita untuk pulang. Ia selalu merindukan saat-saat anak yang di kasihiNya pulang dan menikmati kebaikanNya. 

Dear jesus my father in heaven i dedicated this for U for all U’r grace in my life every single day…

Rabu, 17 Maret 2010

Terhilang

Lukas 15:11-32

Saya sudah sering mendengar cerita tentang anak hilang di lukas 15:11-32 tersebut. Tetapi beberapa hari yang lalu saya jadi banyak memikirkan kisah tersebut dan malangnya saya mendapati diri saya pun sekarang seperti anak itu, terhilang dan meninggalkan rumah……

Kisah anak hilang tersebut berawal dari niat si anak bungsu untuk meminta bagian dari harta kekayaan bapaknya. Bapaknya tersebut lalu membagikan hartanya tersebut pada kedua anaknya. Anak bungsu tersebut lalu menjual semua bagian warisannya tersebut dan memakainya untuk sekedar berfoya-foya di tempat yang mungkin dia sendiri tidak pernah mendatanginya sebelumnya.

12  Yang bungsu berkata kepadanya, ‘Ayah, berilah kepadaku sekarang ini bagianku dari kekayaan kita.’ Maka ayahnya membagi kekayaannya itu antara kedua anaknya.
13  Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual bagian warisannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan uangnya dengan hidup berfoya-foya.

Saya percaya semua yang saya miliki adalah anugerah Tuhan dan saya yakin anda pun mengetahuinya. Nafas, kesehatan, kekayaan, kemakmuran, keberhasilan, jabatan dan banyak lagi semuanya memang datang dari Dia. Sayangnya seperti anak bungsu tersebut saya pun terkadang menyalahgunakan ‘warisan’ yang Tuhan beri untuk saya. Memakainya hanya untuk kepentingan saya saja, diri saya saja. Padahal seharusnya apa yang Tuhan berikan di gunakan untukNya pada hal-hal yang benar dan membangun. Saya mengingat saat-saat saya memutuskan untuk meninggalkan rumahNya hanya karena ketidakmengertian saya pada kasihNya dan rencanaNya. Betapa seringnya saya mendapati diri saya meminta kepadaNya tanpa pernah berpikir apa yang Dia inginkan dari saya.

Setelah dirinya menikmati masa-masa penuh harta dan kelimpahan si bungsu mendapati dirinya tidak punya apa-apa lagi di tambah dengan timbulnya bahaya kelaparan di negerinya maka lengkaplah penderitaannya. Untuk sekedar mengisi perut pun ia bahkan rela memakan ampas babi yang entah rasanya seperti apa. Seorang anak yang memiliki segalanya di rumah bapaknya hanya karena keegoisannya akhirnya menjadi tidak lebih dari teman makan babi.

14  Ketika uangnya sudah habis semua, terjadilah di negeri itu suatu kelaparan yang besar, sehingga ia mulai melarat.
15  Lalu ia pergi bekerja pada seorang penduduk di situ, yang menyuruh dia ke ladang menjaga babinya.
16  Ia begitu lapar sehingga ingin mengisi perutnya dengan makanan babi-babi itu. Walaupun ia begitu lapar, tidak seorang pun memberi makanan kepadanya.

Betapa baiknya Tuhan pada saya, saya sungguh menyadarinya. Hanya berpikir saya bisa tanpa Dia, tidak membutuhkan Dia. Saya malah mendapati fakta betapa kecilnya saya, betapa hinanya saya. Mengotori hidup saya dengan banyak hal yang salah dan perlahan-lahan mulai menjauh dari Dia.

Melarat dan tanpa siapapun akhirnya si bungsu menyadari kesalahannya, menyadari betapa bodohnya dia meninggalkan rumah bapaknya. Akhirnya dengan sisa-sisa tenaga dia menuju rumah bapaknya. Dalam pikiran si bungsu mungkin bapaknya akan menolaknya, mengusirnya setelah apa yang di lakukannya dan dia memang pantas mendapatkan semua itu karena kesalahannya. Tetapi justru sebaliknya bapaknya menyambutnya kembali dengan sukacita dan mengadakan pesta.

20  Maka berangkatlah ia pulang kepada ayahnya. Masih jauh dari rumah, ia sudah dilihat oleh ayahnya. Dengan sangat terharu ayahnya lari menemuinya, lalu memeluk dan menciumnya.
21  ‘Ayah,’ kata anak itu, ‘aku sudah berdosa terhadap Allah dan terhadap Ayah. Tidak layak lagi aku disebut anak Ayah.’
22  Tetapi ayahnya memanggil pelayan-pelayannya dan berkata, ‘Cepat! Ambillah pakaian yang paling bagus, dan pakaikanlah kepadanya. Kenakanlah cincin pada jarinya, dan sepatu pada kakinya.
23  Sesudah itu ambillah anak sapi yang gemuk dan sembelihlah. Kita akan makan dan bersukaria.
24  Sebab anakku ini sudah mati, sekarang hidup lagi; ia sudah hilang, sekarang ditemukan kembali.’ Lalu mulailah mereka berpesta.

Saya sangat bersyukur betapa Dia tidak melepas saya dan terus mengingatkan dengan caraNya kalau tanpa Dia saya tidak bisa berbuat apa-apa. Dia menyambut saya pulang dengan kasihNya tanpa mengingat dosa dan kesalahan yang buat padaNya, memberi saya kesempatan untuk memperbaiki hidup dan belajar untuk menjadi orang yang lebih baik.

Tidak ada kata terlambat untuk pulang kembali pada kasihNya. Semua orang pernah terhilang tetapi selalu ada jalan untuk pulang kembali. Betapapun besarnya kesalahan yang di buat sebelumnya.

Thanks to pdt. John Campbell 

 

Kutipan ayat alkitab memakai alkitab versi Alkitab kabar baik tahun 1986.

Kamis, 04 Maret 2010

Sebuah keputusan (bagian 2)

Mari menengok ke belakang melihat cerita bagaimana adam dan hawa menunjukkan pada kita di jaman modern ini akibat dari sebuah keputusan yang tidak di sertai dengan kehati-hatian berakhir dengan bencana dan kutukan.

Pada kitab kejadian di kisahkan bagaimana Allah menempatkan manusia di taman eden dan mengingatkan mereka untuk tidak memakan buah yang di larang oleh Allah

15  Kemudian TUHAN Allah menempatkan manusia itu di taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman itu.
16 ¶  TUHAN berkata kepada manusia itu, "Engkau boleh makan buah-buahan dari semua pohon di taman ini,
17  kecuali dari pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Buahnya tidak boleh engkau makan; jika engkau memakannya, engkau pasti akan mati pada hari itu juga.

Tetapi iblis rupanya punya urusan lain dengan mendatangi hawa dan mempengaruhinya untuk memakan buah yang di larang tersebut, hawa yang terperdaya mengajak juga adam untuk ikut serta dalam ‘acara makan’ tersebut dan bummmmm…………

Allah yang kemudian melakukan introgasi menemukan fakta bahwa hawa, adam dan iblis bersalah dan harus di hukum akibat perbuatannya. Hawa yang seperti lempar tanggung jawab malah menyalahkan iblis yang katanya telah menyuruhnya untuk memakan buah tersebut kemudian adam menyalahkan hawa yang telah memberinya buah tersebut. Tapi semua pembelaan mereka tidak berguna karena mereka harus menerima kenyataan terbuang dari taman eden akibat dari keputusan yang ceroboh dan tanpa pikir panjang.

Betapa mudahnya menyalahkan orang lain saat keputusan yang kita ambil ternyata berdampak buruk pada kita. Dengan alasan seperti ‘saya tidak akan melakukan itu kalau tidak di pengaruhi oleh dia’ atau ‘dia yang menyuruh saya melakukannya’ kita seolah mencoba membenarkan diri atas kekeliruan yang kita lakukan. Padahal bukankah kita yang membuat keputusan, kita yang menentukan pilihan. Betapapun besarnya pengaruh seseorang tapi kalau kita mau berhati-hati dalam menentukan keputusan kita pasti bisa terhindar dari kecerobohan yang terkadang berakhir tragis. Adam dan hawa yang semula di tempatkan untuk menempati eden ternyata terbuang hanya karena kenikmatan sesaat dan tidak berpikir panjang. Bukan hanya terbuang tapi juga menerima hukuman yang berat.

16 ¶  Lalu kata TUHAN kepada perempuan itu, "Aku akan menambah kesakitanmu selagi engkau hamil dan pada waktu engkau melahirkan. Tetapi meskipun demikian, engkau masih tetap berahi kepada suamimu, namun engkau akan tunduk kepadanya."
17 ¶  Lalu kata TUHAN kepada laki-laki itu, "Engkau mendengarkan kata-kata istrimu lalu makan buah yang telah Kularang engkau makan. Karena perbuatanmu itu, terkutuklah tanah. Engkau harus bekerja keras seumur hidupmu agar tanah ini bisa menghasilkan cukup makanan bagimu.
18  Semak dan duri akan dihasilkan tanah ini bagimu, dan tumbuh-tumbuhan liar akan menjadi makananmu.
19  Engkau akan bekerja dengan susah payah dan berkeringat untuk membuat tanah ini menghasilkan sesuatu, sampai engkau kembali kepada tanah, sebab dari tanahlah engkau dibentuk. Engkau dijadikan dari tanah, dan akan kembali ke tanah."

Ayo belajar dari adam dan hawa. Keputusan yang di dasari keuntungan sesaat berakhir dengan bencana dan malapetaka. Mari berdoa agar kita menjadi orang-orang yang bijaksana dalam menjalani hidup agar kita terhindar dari kecerobohan-kecerobohan.

NB : Ayat alkitab di ambil dari alkitab versi BIS (alkitab kabar baik)tahun 1986

Rabu, 03 Maret 2010

Pecandu dunia

Semakin hari semakin banyak saja alasan seseorang untuk mengatakan sibuk pada orang lain atau pada kegiatan-kegiatan yang harusnya di ikuti atau di lakukan. Di jaman yang serba modern dan canggih ini di mana jarak seolah tidak terbatasi lagi kesibukan menjadi hal yang lumrah dan biasa bagi banyak orang. Bahkan beberapa orang mengatakan kalau tidak sibuk berarti tidak aktif, nah lo……!!

Tapi ada sebuah pertanyaan yang dapat menjadi perenungan bagi kita yang ketagihan sibuk dengan banyak hal. Adakah kesibukan kita yang menyita banyak waktu tersebut bermanfaat bagi kita? adakah kesibukan itu memberi nilai tambah bagi kualitas hidup kita? adakah kesibukan itu memberi pengaruh positif bagi kita dan sesama? dan adakah kesibukan itu memiliki nilai kekal bagi kita di surga nanti? saya tidak tahu jawaban anda, setiap orang punya jawabannya masing-masing.

Kalau mau jujur bukankah terkadang bahkan kebanyakan dari kesibukan itu membuat kita lupa pada hal-hal yang justru jauh lebih berharga dan penting untuk di kejar dan di lakukan.  Coba ingat kembali apa saja yang anda lakukan seminggu terakhir ini, bermain facebook sampai berjam-jam? nonton sinetron yang ceritanya begitu-begitu saja? nongkrong di mall tanpa ada tujuan? membaca majalah infotaiment? dan berapa banyak waktu yang anda berikan untuk melakukan semuanya itu? kalau untuk hal-hal tersebut anda punya waktu berjam-jam melakukannya bahkan menjadikannya kesibukan wajib anda, mengapa justru untuk hal-hal yang mendatangkan nilai kekal seperti membaca alkitab, berdoa dan gereja anda justru tidak punya waktu.

Kakak saya pernah mengatakan pada saya bahwa apa yang di kagumi manusia di benci Tuhan. Jangan sampai kesibukan – kesibukan yang kita lakukan justru membuat kita melupakan Tuhan dan mulai menomorduakan Tuhan di hidup kita. Bukankah tragis sekali kalau waktu yang kita luangkan untuk melakukan kesibukan kita dengan jerih lelah ternyata tidak di kenan oleh Tuhan. Terlalu singkat hidup ini untuk menyia-nyiakannya dengan kesibukan –kesibukan yang tidak bernilai kekal.

Mzm 90:12 ¶  Sadarkanlah kami akan singkatnya hidup ini supaya kami menjadi orang yang berbudi (BIS)

Selasa, 23 Februari 2010

Jalan menuju keberhasilan

Tag Technorati: {grup-tag},,,

Salah satu film yang  luar biasa menurut saya adalah film the pursuit of happynes. sekedar info film ini berdasarkan kisah nyata.  menceritakan perjuangan seorang pria bernama chris gardner yang bekerja sebagai pilang saham. perjuangannya mencapai keberhasilan di jalani dengan penuh tantangan namun pantang menyerah. uang dari hasil kerja pun tidak seberapa bahkan ia dan anaknya harus meninggalkan apartemen tempat mereka tinggal karena tidak mampu membayar sewa dan harus tidur di kamar mandi (WC) stasiun.

Film tersebut menurut saya pantas untuk di tonton sebagai inspirasi bagi orang-orang yang tengah berjuang dengan impiannya. dengan mimpi-mimpinya di masa depan. saya sendiri menjadikan film ini sebagai salah satu film kesukaan saya selain film christmas shoes.

Menatap impian yang terkoyak

Entah apa yang ada di pikiran yusuf saat menyadari dirinya di jual sebagai budak dan di bawa ke mesir. segala mimpi-mimpi indah tentang dirinya yang ‘berdiri’ sebagai pemimpin melebihi saudara-saudaranya seakan lenyap tak berbekas. hancur terkoyak. segala sesuatunya berubah ia kini harus membiasakan diri hidup dengan aturan-aturan asing di tempat ia tinggal sekarang. tanpa siapapun, tanpa orang tua, tanpa saudaranya bahkan mungkin ia merasa Tuhan tak lagi mengingatnya.

Kenapa Tuhan terkadang seolah menutup jalan-jalan di depan kita. membuat kita bertanya-tanya apa sebenarnya maksud Tuhan di balik semua yang terjadi. saya terkadang merenung mungkin Tuhan mengizinkan itu semua terjadi untuk membentuk karakter kita. bukankah gampang bagi kita untuk tersenyum, bersyukur atau bersukacita saat segala sesuatunya berjalan menurut keinginan kita atau saat kita di berkati. tapi saat masalah datang, saat apa yang menjadi impian kita di ‘koyakkan’ oleh Tuhan, saat rencana kita ternyata tidak sesuai rencanaNya masihkah kita dengan sukacita menaikkan syukur pada Tuhan.

Saya percaya Tuhan menginginkan kita umatNya menjadi orang-orang yang punya semangat dan kemauan untuk mengejar apa yang menjadi impian dan cita-cita kita walaupun jalan di depan terlihat begitu sulit dan terjal. saya yakin Tuhan ingin kita melewati tantangan di depan dengan mengandalkan tanganNya sebagai penolong dan penuntun. karena mungkin dengan masalah dan kesulitanlah kita mau belajar untuk mengingat betapa tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Yang menabur pasti menuai

Seorang petani pasti harus bekerja keras saat menaburkan benih padinya karena terkadang benih itu kemungkinan mengalami gagal panen. belum lagi seorang petani harus menjaga padi-padinya dari burung-burung pemangsa. tapi pasti kerja keras itu akan terbayar lunas saat musim menuai padi tiba. kerja keras dari menabur sampai menuai terbayar dengan hasil yang memuaskan.

Tidak ada yang instan di dunia ini. semuanya butuh kerja keras untuk meraihnya. harus menabur dulu sebelum menuai hasil. harus kerja keras dulu, pantang menyerah sebelum mencapai hasilnya.jangan berharap akan menuai kalau tidak menabur.  Xbot

Kamis, 28 Januari 2010

Sebuah keputusan

Tag Technorati: {grup-tag},

Rasanya baru kemarin saya menjalani hari-hari sebagai mahasiswa kini saya sudah berurusan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan saya. kalau dulu saya terkadang malas mengatur waktu sekarang saya malah harus mengatur waktu dengan baik agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu tanpa menganggu kegiatan yang lain. kalau dulu saya bisa kemana saja kini saya harus belajar selektif memilih mau kemana agar waktu saya tidak terbuang percuma dan uang pun tidak keluar percuma, hehehehe…..

Semuanya berubah…begitu juga dengan pikiran saya tentang hidup yang saya jalani. ternyata hidup ini tidak singkat tetapi terlalu singkat. tahun lalu ada sebuah doa yang saya ucapkan yaitu agar Tuhan menolong saya menjadi laki-laki yang lebih baik dari hari-hari yang lewat dan menolong saya untuk menjalani hidup dengan bijaksana. saya mengerti suatu saat saya akan menjalani hari-hari sebagai seorang suami dan seorang bapak walaupun saya belum tahu kapan itu tiba.

Kini untuk semua perubahan yang akan saya jalani nanti saya harus belajar untuk menjalani hidup serta membuat keputusan-keputusan yang benar dan baik bukan hanya untuk sesaat tapi untuk hari-hari yang akan saya jalani nanti. dan itu harus di mulai dari sekarang, dari hari ini, dari saat ini. agar saat waktu itu tiba saya sudah siap untuk menjalaninya.

Sering sekali saya mendengar atau melihat sendiri bagaimana seseorang mengalami kekacauan dalam hidupnya, penyesalan yang seolah tanpa akhir bahkan sampai berharap agar waktu bisa di putar ulang akibat keputusan-keputusan salah yang di buatnya dahulu. banyak orang membuat keputusan tanpa pertimbangan yang matang, tanpa informasi yang cukup bahkan dalam beberapa hal mengabaikan fakta dan kenyataan yang sebenarnya. saya pernah membaca kisah tentang seorang wanita yang sering kali di pukuli oleh pacarnya, wanita ini telah di nasehati agar meninggalkan saja pacarnya tersebut untuk sementara waktu tetapi si wanita menolak ia ingin tetap menjalani hubungan dengan pacarnya tersebut. beberapa bulan kemudian wanita ini di tinggalkan pacarnya dalam keadaan hamil.

Setiap orang pasti pernah berbuat salah atau mengambil keputusan yang salah tetapi terkadang yang menyakitkan dari keputusan yang salah itu adalah akibat yang di timbulkannya, akibat yang terkadang penyesalan pun tidak mampu menghapusnya.

Belajar dari kesalahan sendiri itu bagus tetapi jauh lebih bijaksana belajar dari kesalahan orang lain