Senin, 22 Maret 2010

Perpustakaan memang hebat

Sewaktu masih menjadi mahasiswa saya rajin sekali ke perpustakaan. Untuk mencari referensi tugas-tugas kuliah dari dosen. Biasanya sih bersama teman-teman tapi kadang pula sendiri. Waktunya tidak menentu biasanya sih pagi tapi kadang juga sore asal jangan siang soalnya di jamin tidak akan dapat tempat duduk. Hehehehehe……

Tapi semenjak mengenal internet saya jadi jarang ke perpustakaan, internet sepertinya dengan sukses membuat saya jadi malas ke perpustakaan. Informasi di dunia maya pun tidak kalah dari perpustakaan bahkan dalam beberapa hal jauh mengungguli perpustakaan. Nah kebenaran beberapa waktu yang lalu saya sempat singgah di perpustakaan sekedar buat baca-baca buku, kan tidak bayar alias gratis. Ternyata perpustakaan masih menjadi tempat yang menarik untuk di kunjungi walaupun saat saya datang jumlah pengunjungnya bisa di hitung jari. Banyak hal bermanfaat dari tempat bernama perpustakaan. Selalu menjadi pilihan yang baik untuk menghabiskan waktu mengali ilmu walaupun internet semakin merajai sebagai wadah pencari informasi.

Menurut saya perpustakaan tetaplah menarik. Walaupun terkadang buku-bukunya masih menyimpan terbitan lama tetapi selalu ada hal-hal yang menarik untuk mengunjungi perpustakaan. Perpustakaan tetaplah menyumbang nilai positif bagi pengunjungnya. Menjadi lebih pintar, pengetahuan bertambah, dan terkadang mendapat teman baru. So, kalau kamu ada waktu luang akhir pekan kenapa tidak mengunjungi perpustakaan dan membaca koleksi buku-buku yang penuh inspirasi, inovasi, manfaat dan teladan. Pokoknya perpustakaan memang hebat. Pasti akan sangat menarik menyatukan informasi yang ada di perpustakaan dengan perpustakaan digital bernama internet karena kedua-duanya sama-sama memiliki manfaat bagi setiap orang yang mau terus memperbaharui pengetahuannya dengan hal-hal yang baru. 

Software anti situs pornografi (bagian 2)

Beberapa hari yang lalu saya memposting tulisan tentang software anti situs porno. Kali ini saya secara khusus akan melanjutkan tulisan saya itu tetapi kali ini saya akan mengulas tentang software bernama naomi. Saya sudah mencoba software ini dan software ini menunjukkan hasil yang baik dalam memblok situs porno yang ada di internet.

Noname

Saat selesai di instal naomi akan berada di tray dengan ikon bunga bersirip berwarna merah. Saat menjalankannya naomi harus di isikan password yang bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.

Noname 2

Password yang di isikan bertujuan sebagai login saat mengakses naomi di komputer. Setelah mengisi password anda bisa melihat dan mengatur settingan untuk naomi.

Noname 3 

download naomi di sini

Sabtu, 20 Maret 2010

Terhilang (bagian 3)

Mengapa seseorang yang ingin melakukan perjalanan ke tempat atau daerah yang belum di kenalnya selalu membawa peta. Jawabannya jelas agar orang tersebut tidak tersesat. Peta begitu sangat penting bagi banyak orang yang hobi travelling. Kini peta bukan lagi berbentuk kertas yang di lipat. Kemajuan teknologi telah melahirkan peta modern yang di kenal dengan nama GPS (global positioning system).  Bahkan banyak produsen telepon seluler pun kini telah menaruh fitur GPS pada telepon seluler yang di produksinya. Sama dengan peta tradisional, GPS pun bertujuan sama membantu agar orang tidak tersesat.

Tersesat berarti tidak mengetahui tujuan yang di tuju. Hidup pun kadang tanpa di sadari membuat kita tersesat dari tujuan semula. Satu-satunya cara agar seseorang kembali menemukan arah tujuannya adalah menggunakan penunjuk arah seperti peta atau GPS. Kehidupan rohani kita pun terkadang membutuhkan GPS untuk kembali menemukan jalan yang benar. Karena di sadari atau tidak terkadang kesibukan, kekayaan dan masalah membuat kita kehilangan arah yang harus di tuju.

Kamis, 18 Maret 2010

Terhilang (bagian 2)

Santi bagai mendengar petir di siang bolong saat mengetahui kalau perusahaan tempatnya bekerja akan melakukan pengurangan pengawai akibat krisis keuangan di tempatnya bekerja tersebut. Perusahaan terpaksa melakukan hal tersebut untuk menyelamatkan peluang untuk tetap beroperasi seperti biasa. Santi terkejut karena dirinya menjadi salah satu orang yang akan kehilangan jabatannya di kantor. Dia tidak menyangka dirinya akan mengalami hal tersebut karena selama hampir 8 tahun bekerja dia tidak pernah melakukan hal-hal yang merugikan perusahaan, pekerjaannya selalu di selesaikannya dengan baik dan selalu menuruti peraturan yang di terapkan dengan sebaik-baiknya.

Dengan pikiran kacau di mobil santi terus memikirkan kejadian di kantornya tersebut. Bagaimana nasibku nanti, apa yang harus saya lakukan setelah ini. Pikiran-pikiran itu terus saja menganggunya. Semenjak bekerja di perusahaan besar tempatnya sekarang santi memang menikmati hidupnya. Apa saja yang di inginkannya dapat dengan mudah di perolehnya  tanpa harus bersusah payah. Inilah hidup yang di inginkannya selama ini.

Sampai di rumah dengan langkah gontai ia masuk ke kamarnya berbaring dengan lemahnya di atas tempat tidur. Tanpa semangat. Sekilas matanya menatap ke arah buku tebal yang berada di atas meja kamarnya, di ambilnya buku itu memandang tulisan singkat di sampul buku tersebut. Alkitab. Ya itu tulisan yang tertulis di sampul buku tersebut. Santi memandang buku itu. Penuh debu, ia bahkan tak ingat lagi kapan terakhir ia membaca buku tersebut. Di tatapnya langit-langit kamarnya dan pikirannya menerawang jauh kebelakang, beberapa tahun yang lalu.

Santi mengingat betapa dulu ia begitu rajin membaca alkitabnya tersebut. tak ada hari tanpa mengambil buku itu untuk di renungkannya. Ada rasa sukacita yang ia rasakan saat merenungkan apa yang di bacanya tersebut. Ia mengingat betapa Tuhan sangat baik padanya bahkan sampai hari ini. Tapi kini semuanya seolah menghilang tanpa bekas. kesibukannya di kantor telah mengambil waktu-waktu yang harusnya di sediakannya untuk membaca alkitabnya itu. Air mata santi membasahi alkitab yang di pegangnya itu. Ia sadar kalau ia sudah melupakan Tuhan yang membimbingnya selama ini. Tuhan yang menjaganya saat tak ada seorang pun yang peduli padanya. Belum terlambat. Dengan kerinduan yang seolah hadir kembali santi meletakkan alkitab di tangannya dan berdoa pada Tuhan meminta ampun atas dosanya selama ini.  Ia bersyukur Tuhan masih mengasihinya. Memintanya pulang setelah jauh meninggalkan rumah.

Tidak ada kata terlambat untuk pulang. jalan pulang selalu tersedia tapi tidak selamanya ada. Waktunya terbatas. Selalu ada sukacita, tangan yang terulur penuh rindu, kasih yang memafaatkan yang tersedia di rumahNya saat kita memutuskan pulang. KerinduanNya agar anakNya yang tersesat pulang melebihi kerinduan kita untuk pulang. Ia selalu merindukan saat-saat anak yang di kasihiNya pulang dan menikmati kebaikanNya. 

Dear jesus my father in heaven i dedicated this for U for all U’r grace in my life every single day…